Perjanjian Kerja Sama antara Perumdam Bantul dan PDAB Tirtatama DIY
BANTUL – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Projotamansari Bantul menandatangani perjanjian kerja sama dengan PDAB Tirtatama DIY sebagai upaya meningkatkan layanan air bersih di Kabupaten Bantul. Penandatanganan berlangsung di Hotel Loman, Selasa (14/1/2025), dan menjadi langkah strategis untuk menjamin ketersediaan suplai air bersih bagi masyarakat.
Tak hanya dengan Bantul, PDAB Tirtatama DIY juga meresmikan kerja sama serupa bersama PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta dan PDAM Tirta Sembada Sleman. Kolaborasi ini difokuskan pada pemanfaatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kartamantul DIY yang diproyeksikan menjadi tulang punggung pasokan air bersih di kawasan Yogyakarta, Sleman, dan Bantul.
Direktur PDAB Tirtatama DIY menjelaskan bahwa pihaknya bertugas mengoperasikan SPAM Regional Kartamantul sekaligus mengelola distribusi air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, kawasan industri, hingga layanan publik lainnya. Infrastruktur SPAM sendiri dibangun atas dukungan pemerintah pusat bersama Pemda DIY guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan air seiring pertumbuhan jumlah penduduk.
Air baku SPAM Kartamantul bersumber dari Sungai Progo dan diolah di dua Instalasi Pengolahan Air (IPA), yakni IPA Kebon Agung, Sleman, serta IPA Bantar, Bantul. Kapasitas total dari kedua instalasi mencapai 700 liter per detik, terdiri dari 400 liter per detik di IPA Bantar dan 300 liter per detik di IPA Kebon Agung.
Dari kapasitas tersebut, serapan aktual tercatat sebesar 335 liter per detik atau sekitar 46 persen dari total. Rinciannya, PDAM Tirtamarta Yogyakarta dengan kuota 400 liter per detik menyerap 147 liter per detik, PDAM Tirta Sembada Sleman dari kuota 150 liter per detik mengambil 94 liter per detik, sementara PDAM Tirta Projotamansari Bantul menyerap 82 liter per detik dari kuota yang sama.
Jika dikonversikan, total serapan air tersebut setara dengan pemenuhan kebutuhan air minum bagi 26.800 sambungan rumah (SR). Dengan adanya perjanjian kerja sama ini, diharapkan distribusi air bersih di wilayah DIY semakin terjamin, baik untuk kebutuhan saat ini maupun di masa mendatang.